Showing posts with label Antologi Penyair Muda Malaysia-Indonesia 2009. Show all posts
Showing posts with label Antologi Penyair Muda Malaysia-Indonesia 2009. Show all posts

Tuesday, December 29, 2009

Segumpal Api

Violin. Kuda-kuda yang terpedaya. Pecah. Maka pecahlah. Sebiji epal ditukik sekerat-sekerat. Oh, Susan, tertelankan olehmu buah larangan Adam dan Hawa. Aku melihat ular yang tertawa. Dan, kita juga dilempar bersama ular. Tuhan memenggal kakinya dan terciptalah antara kami, cinta, dendam, kutukan. Nyanyian sang violin menjadi salakan yang tak berdaya memadamkan neraka. Oh, Susan, epal-epal berdiri mengangkang di pelupuk mata, di kupingmu. Aku Adam. Alismu bagai sungai susu. Kelak kami melahirkan syaitan. Adam, aku melahirkan tanduk-tanduk. Tanduk-tanduk melahirkan nama-nama. Nama-nama melahirkan kutukan-kutukan. Kutukan-kutukan melahirkan segumpal api. Aku menggigitnya di geraham hingga gigiku jadi hijau. Dan Adam, kulit-kulit epal, aku dapati tubuhku terkongkong.

Aku Adam. Telah kupatungkan seorang Maria. Aku mencintaimu sebagai perempuan, sebagai manusia.


Sumber: SM Zakir, Ahmadun Yossi Herfanda 2009. Antologi Pennyair Muda Malaysia-Indonesia 2009. Kuala Lumpur: Persatuan Penulis Nasional Malaysia (PENA)

Sarah, jangan kautikam aku

Ketika kupulang dengan sebilah belati
dari kerongkong Ismail
(kini Hajar mabuk dengan tari tawakal
di Safa dan Marwah)
nur Tuhan lebih menikam sukma tajam
lebih runcing dari segala
mata cemburu sang Sarah
kubenamkan kisaran prajuritku
ke dada kiri sendiri
akhirlah ketuanan di tubuh hamba
tiada yang lebih berdarah, Sarah
dari bilah-bilah suhuf Ibrahim yang merah.


Sumber: SM Zakir, Ahmadun Yossi Herfanda 2009. Antologi Pennyair Muda Malaysia-Indonesia 2009. Kuala Lumpur: Persatuan Penulis Nasional Malaysia (PENA)